Syaikh Abdul Aziz Al Badri rahimahullah MUJAHID DAKWAH PENGOREKSI PENGUASA

 Dari Buku: “Tokoh-tokoh Yang Berpengaruh Abad 20″, Herry Mohammad, dkk, GIP 2006

abdul_aziz_Al Badri

(Biografi Syekh Abdul Aziz Al-Badri) 

Menyampaikan kebenaran kepada para penguasa yang dzalim. Berdakwah lewat tulisan, lisan, dan perbuatan.  

SYEKH Abdul Aziz Al Badri (Lahir di kota Samira’, Irak, tahun 1929), terlahir dari lingkungan Islami yang berjuang untuk dakwah. Masa kecilnya diisi dengan tarbiyah Islamiyah yang intensif. Sejumlah ulama besar di Baghdad, seperti Syekh Amjad Az-Zahawi, Syekh Muhammad Fuad Al-Alusi, Syekh Abdul Qadir Al-Khatib pernah menjadi gurunya.  

Abdul Aziz dikenal sebagai seorang ulama yang kritis terhadap para penguasa. Sebagai kritisi atas perilaku para penguasa, sudah menjadi ciri khas ulama yang satu ini. Seakan hendak mengikuti jejak Hamzah–paman Nabi saw–sebagai penghulu para syuhada, Syekh Abdul Aziz Al-Badri adalah ulama pemberani yang berdiri di hadapan penguasa, mengatakan yang haq, menasehati para pemimpin negeri agar taat terhadap hukum-hukum Allah SWT. Karena itu pula ia menjemput syahid.  Baca entri selengkapnya »

Jaami’ul Bayaan Fil Qiroo’ah

Jaami’ul Bayaan Fil Qiroo’ah

Karya Abu Amru Ad Daaniy

 

 

Saya punya hobi melihat-lihat buku. Pada suatu hari, saya mengunjungi sebuah toko buku di sebelah selatan kampus UIN Sunan Kalijaga. Setelah beberapa saat mengamati ratusan buku di dalamnya, pandangan mata saya terbentur pada sebuah buku, dengan pengarang yang tidak asing dalam dunia Ilmu Al Qur’an, tepatnya Qiro’ah, yakni Al Imaam Abu ‘Amru Ad Daaniy, seorang ulama kenamaan asal Spanyol (Andalus). Buku satu jilid yang tidak terlalu tebal itu berjudul Jaami’ul Bayaan Fil Qirooatis Sab’il Masyhuurah, terbitan Daarul Kutub Al I’miyyah. Selain itu, ada juga buku beliau yang lain yang lebih sering saya dengar, yakni At Taisiir Fil Qiro’ah. Buku yang kedua ini jauh lebih tipis. Waktu itu sih saya hanya melihat-lihat. Maklum, buku dari luar jauh lebih mahal dan tidak terjangkau, tapi yang terpenting, baca buku arab masih sulit. Tapi saya penasaran dan tertarik untuk meninjau beberapa sumber mengenai buku yang baru saya lihat, apa benar ada karya Ad Daaniy yang berjudul Jaami’ul Bayaan. Soalnya, Al Azami dalam “The History of The Qur’anic Tetx” menggunakan tiga buku milik Ad Daaniy, tapi tak satu pun yang berjudul Jaami’ul Bayaan. Saya juga melihat indeks buku Ulmul Qur’annya Mana’ Qothon, beberapa karya Ad Daaniy disebut, tapi tak satu pun berjudul Jaami’ul Bayaan. Baca entri selengkapnya »